Jumat, 07 Agustus 2015 pkl 06.50

 

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Jumat Ceria ya? Teras eMKa tetap ceria juga dengan seduhan teh istimewanya.

 

Oh ya kemarin sambil bertetangga saya sempat menonton komikus di acara TV One, melihat bagaimana seorang ayah di daerah Jambi mengajak anaknya mencari belut kemudian dijual buat kehidupan keluarganya. Yang menarik adalah cara mancing belut di sela2 sawah, si ayah mulai dari memproduksi pancingan yang diberi bendera dengan warna tersendiri sebagai penanda. Misalnya keluarga A warnanya hijau, keluarga B warnanya merah, dan seterusnya.

 

Dalam hati saya baru aja ingin bertanya apakah pancingan dia pernah hilang? Jawabannya sederhana sekali “Bahwa apa pun yang diusahakan jika itu miliknya dan rezekinya maka itu akan ada dan tidak hilang.” Bayangkan indahnya sebuah kehidupan yang masih ada kepercayaan, kejujuran yang masih dipertahankan. Masih ada rasa optimis dengan anak-anaknya yang terdidik dengan contoh yang baik.

 

Bagaiman dengan kita di perkotaan? Kita masih harus banyak belajar dan yang terpenting adalah mempraktikkan.

 

Selamat mewariskan apa yang pantas kita wariskan.

 

Semangat pagi

Smile Melly Kiong

Www.menatakeluarga.com

Www.emkaland.blogspot.com

 

“Mewariskan hal baik yang sudah kita kerjakan akan lebih bermanfaat daripada menyiapkan setumpuk deposito.”

Anakku Melihat Apa yang Aku Kerjakan

Jumat, 07 Agustus 2015 pkl 06.50   Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Jumat Ceria ya? Teras eMKa tetap ceria juga dengan seduhan teh […]

Derita Tiada Akhir

  Kamis, 06 Agustus 2015   Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, Kamis ini saya tidak bisa tersenyum manis setelah kemarin aku ikutan nonton kisah […]

Humor: Kan Pei ≠ Can’t Pay

Rabu, 05 Agustus 2015 pkl 17.00   Ngantuk??? Sama, tapi saya dihibur pak Johan jadi hilang deh ngantuknya.   Saya bagi juga ya…   Always Smile  […]

Lanjutan Sosialisasi

Rabu, 05 Agustus 2015    Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Rabu menggebu dari teras “Melly Kiong” dengan seduhan teh yang semakin yahud kata […]