Kamis, 23 Oktober 2014


Selamat malam, terima kasih buat 165 orangtua hebat di sini yang memberikan bukti sungguh-sungguh membaca dan mau belajar… he he he


Sesuai dengan janji saya tadi pagi, saya akan menguraikan secara sederhana tentang pilihan jawaban, terlepas dari apa motivasinya yang penting bagaimana tujuan akhir kita bisa tercapai dan anak happy menerimanya dan tidak terpaksa. 


Pilihan jawaban yang tepat adalah yang kedua, mengapa? Karena ketika orangtua tahu apa yang lebih disukai anak antara main dan ngaji, walaupun tujuan utama adalah tetap ngaji. Namun cara kita kedepankan apa yang lebih disukai itu sudah pasti membuka peluang kepada anak bahwa mereka boleh main. 

 

Begitu dengar mereka boleh main, limbik otaknya terbuka, dia sudah senang, dan kata pakar jika anak senang kita mau masukkan perintah lain akan lebih mudah diterima. Tetapi jika yang dia tidak suka adalah ngaji tadi, begitu dengar kata ngaji limbik otaknya langsung menciut, tidak bahagia dan apa pun yang kita akan lontarkan tidak akan terserap lagi. Akibatnya tujuan akhir tidak akan tercapai. Jadi selalu dahulukan yang disukai anak dulu.

Semoga benar jawaban saya, di sini banyak teman-teman psikolog, monggo yuk kasih komentar jika ada yang kurang. 


Dan rasanya bukan hanya pada anak anak, kita pun sebagai orang yang sudah tua akan melakukan hal yang sama.

Selamat malam, terima kasih selalu belajar bersama di sini.

Smile Melly Kiong

Mari Terus Belajar di Sini

Kamis, 23 Oktober 2014 Selamat malam, terima kasih buat 165 orangtua hebat di sini yang memberikan bukti sungguh-sungguh membaca dan mau belajar… he he he Sesuai […]

Butuh Sensitivitas Tingkat Dewa

Rabu, 22 Oktober 2014   Selamat malam member eMKa Land, terima kasih buat sobat yang selalu setia membaca seduhan teh pagi dan malam. Teh malam khususnya […]

As-Syafiiyah 10 Bogor Adalah Ladang Welas Asih Perdana Buat Komunitas eMKa Land

Rabu, 22 Oktober 2014       Selamat malam semua sobat eMKa Land yang sudah member maupun belum, hari ini saya ingin melaporkan kegiatan yang bisa […]

Video untuk Introspeksi Diri

Rabu, 22 Oktober 2014   Sobat hebatku, jika Anda sibuk boleh buka link ini nanti malam, jika tidak silakan buka, dan introspeksi diri kembali. Jika kondisi […]