Kamis, 12 Maret 2015

 

Selamat paagi sobat eMKa Land, semangat Kamis dari yang manis di teras “Melly Kiong” tentunya dengan seduhan teh manisnya ya.

 

Kenapa banyak banget ya ibu-ibu yang datang ke saya dan menceritakan betapa pusingnya dia dengan anak pertamanya. Lho kok bisa? Ternyata mereka sadar kalau mereka terlalu mengatur anak pertama sehingga anaknya tidak suka, begitu anak kedua mereka mengakui lebih longgar.

 

Jadi ingat bagaimana seorang peserta kelas Parenting beberapa waktu lalu, dengan deraian air mata merasakan betapa frustrasinya dia dan suami terhadap anak pertamanya. Namun dengan Mindful Parenting, dan cara yang sederhana hanya bagaimana cara mengubah gaya komunikasi, akhirnya pasangan orangtua itu merasakan bahagia yang luar biasa sekarang punya hubungan yang sangat dekat.

 

Intisarinya adalah tetap, banyak orangtua yang tidak mengerti bahwa yang membuat mereka jauh dari anak pertama karena larangan yang dilakukan tanpa berempati.

 

Selamat introspeksi, ada kesalahan di mana yuk, dan boleh diskusi.

 

Smile Melly Kiong

www.emkaland.blogspot.com

www.menatakeluarga.com

 

“Hubungan dengan anak pertama adalah barometer kualitas komunikasi orangtua dan anak.”

Aku Tidak Akrab Sama Anak Pertamaku

Kamis, 12 Maret 2015   Selamat paagi sobat eMKa Land, semangat Kamis dari yang manis di teras “Melly Kiong” tentunya dengan seduhan teh manisnya ya.   […]

Humor: Insinyur vs Dokter

Rabu, 11 Maret 2015   Seorang insinyur menganggur untuk waktu lama. Dia tidak bisa menemukan pekerjaan sehingga ia membuka klinik medis dan menempatkan tanda di luar: […]

Angkatan Kedua: 26 Maret, Angkatan Ketiga: 25 dan 26 April 2015

Rabu, 11 Maret 2015   Siapa pun akan sangat antusias, jika apa yang di-share benar-benar diterima dan dipraktikkan oleh setiap yang ikut dalam program.   Ditambah […]

Semua Orangtua Takut Anaknya Terpengaruh, Bagaimana Sebaliknya?

Rabu, 11 Maret 2015   Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Rabu menggebu, teras “Melly Kiong” walaupun hujan tetap smile.   “Aduh aku takut […]